Literasi Digital di Akhir Pekan Bersama Aulion dan Afgan

25 Juli 2021

GNLD Siberkreasi

Share to:

Jakarta 25 Juli 2021 - Di tengah PPKM Darurat, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan GNLD Siberkreasi menginisiasikan kegiatan daring #MakinCakapDigital melalui dua program unggulan yaitu Nge-Zoom Bareng Public Figure dan Gali Ilmu. Kegiatan ini diselenggarakan di akhir pekan melalui platform Zoom sebagai sebuah inisiasi untuk memberikan masyarakat wawasan-wawasan literasi digital dengan materi-materi menarik yang relevan dengan perkembangan teknologi masa kini dari para tokoh public figure dan konten kreator ternama.  


Di akhir pekan minggu ke-4 bulan Juli kali ini, kegiatan daring #MakinCakapDigital menyelenggarakan kegiatan program Gali Ilmu dengan tema “Membuat Video Kreatif dengan Smartphone”. Tema ini diangkat dengan menyesuaikan minat masyarakat terhadap konten video yang pada saat ini dianggap menjadi konten paling laris dikonsumsi oleh masyarakat di media sosial. Melalui kegiatan ini, Kementerian Kominfo dan Siberkreasi ingin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pembuatan konten video yang kreatif dan menarik secara sederhana. Untuk itu, Aulion sebagai konten kreator yang sudah ahli dalam membuat video yang kreatif dengan karakternya yang penuh warna diundang untuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini.
 

Dalam program Gali Ilmu ini, Aulion memberikan banyak tips-tips mengenai pembuatan konten video yang menarik sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas. Menurutnya ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan saat kita ingin membuat konten video, diantaranya 1) Visualisasi, 2) Anti mainstream 3) Relatable dan 4) Menggunakan teks. Tidak hanya itu, menurut beliau hal terpenting lainnya saat kita membuat video adalah dengan mempublikasikannya, hal ini penting karena dengan kita mempublikasikan video kita maka kita akan mendapatkan feedback, kritik dan saran dari orang lain sehingga konten kita kedepannya dapat lebih baik lagi. Selain itu, dengan kita mempublikasikan video kita maka memungkinkan untuk kita menjadi sumber inspirasi orang lain,“Menginspirasi satu orang jauh lebih baik daripada ga sama sekali”, tutur Aulion. Tidak hanya kreatif dalam membuat video, saat Aulion memaparkan materinya dalam kegiatan ini, ia menampilkan presentasi materinya yang ia produksi hanya dengan fitur instagram story, hal ini patut dijadikan sebagai inspirasi para peserta bahwa kreativitas bisa kita ciptakan melalui media apapun. 

 
Selain program Gali Ilmu yang menghadirkan Aulion, program Nge-Zoom Bareng Public Figure juga menghadirkan tokoh yang tidak kalah menariknya, yaitu Afgan. Afgan hadir menjadi narasumber dalam kegiatan ini untuk memberikan kisahnya sebagai musisi ternama di Indonesia, adapun tema yang diangkat pada sesi ini adalah “Kreasi Musisi Di Era Digital”. Tema ini diangkat untuk memberikan inspirasi kreatif kepada masyarakat melalui kesuksesan Afgan bertahan menjadi musisi papan atas di tengah transformasi zaman yang semakin digital dan keterbatasan-keterbatasan akan pandemi Covid-19. Kita tahu bahwa transformasi zaman telah membawa banyak perubahan bagi industri musik saat ini apalagi dengan kondisi pandemi ini  industri musik diharuskan untuk mampu beradaptasi secara digital. 


Berbicara mengenai digitalisasi, menurut Afgan teknologi digital telah memberikan manfaat dalam menunjang kreasi musisi/seniman. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa keberadaan media sosial telah memudahkan musisi untuk memasarkan produk ciptaannya sehingga dapat sampai kepada masyarakat dengan lebih mudah melalui konten-konten yang kreatif. Hal ini pun pernah terjadi pada Afgan, dimana platform Tik-Tok digunakannya sebagai media platform dalam memasarkan produk musiknya dengan mengeluarkan challenge, tidak disangka bahwa teknik pasar melalui challenge Tik-Tok yang diterapkan oleh Afgan telah berhasil menarik antusias 80 juta lebih pengguna Tik-Tok untuk mengikuti challengenya. Melalui kegiatan ini juga Afgan memberikan tips kepada peserta mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk berkreasi menghasilkan produk yang kreatif, menurutnya hal utama yang terpenting adalah mencari tujuan akan hal apa yang kita ingin lakukan di media sosial kita, selanjutnya kejujuran dan inspirational menjadi nilai yang mendukung untuk kita berkreasi.  


Kehadiran Aulion dan Afgan pada akhir pekan kali ini telah memberikan banyak antusiasme masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan begitu banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan ini yang tidak hanya dari Indonesia saja tetapi juga dihadiri oleh peserta dari luar negeri. Melalui kegiatan akhir pekan ini, Kementerian Kominfo dan Siberkreasi akan terus berupaya menyajikan tema-tema menarik yang bermanfaat bagi masyarakat dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang inspiratif. Untuk itu, ayo ikuti kegiatan Literasi Digital lainnya sebagai kegiatan dalam mengisi waktu luang menjadi lebih produktif dan bermanfaat. Untuk kegiatan literasi digital bermanfaat lainnya silahkan follow akun sosial media @siberkreasi atau mengakses website info.siberkreasi.id.

ARTIKEL PILIHAN

Semarakkan Hari Anak Nasional 2021 melalui Kegiatan #AnakIndonesiaMakinCakapDigital


Selengkapnya
Kementerian Kominfo Bersama GNLD Siberkreasi dan Facebook Bekerja Sama Mengadakan Kelas Asah Digital


Selengkapnya
Tips dan Trik membuat Konten Sosial Media dari Raditya Dika


Selengkapnya
Nge-Zoom Bersama Nicholas Saputra: "Mengulik Sosial Media yang Penuh Privasi"


Selengkapnya
Komunitas Yang ada Di SIberkreasi

# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
COPYRIGHT © 2020 SIBERKREASI.ID